Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Top 5 Bahan Tambang Terbesar di Indonesia

gambar pekerja di lokasi tambang
Operasi Pertambangan (Gambar:PPA)

“ Indonesia diketahui memiliki 5 cadangan bahan tambang terbesar di Indonesia bahkan dunia. Apalagi kebutuhan akan bahan tambang, seperti logam yang semakin meningkat “

Berdasarkan laporan Survei Geologi Amerika Serikat, yaitu United State Geological Survey (USGS), Ditaksir Indonesia memiliki cadangan bahan tambang yang cukup besar, bahkan cadangan nikel Indonesia adalah yang terbesar di dunia.

Kondisi geologis Indonesia yang terletak di pertemuan 3 lempeng dunia yang saling bergerak aktif, yaitu Lempeng Eurasia, Indo-Australia dan Lempeng Benua Australia telah membentuk jalur di daratan dan lautan Indonesia kaya dengan sumber daya alam mineral dan logam (minerba).

Pertemuan ketiga lempeng ini telah membentuk jalur Cincin Api atau sering disebut dengan Ring of Fire. Hampir sumber daya alam mineral dan logam yang dimiliki Indonesia berada atau dekat dengan jalur ini.

Logam berasal dari hasil ekstraksi bijih logam yang diperoleh dari hasil proses pertambangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bahkan perusahaan pertambangan emas, tembaga dan nikel berada di Indonesia, seperti PT Freeport Indonesia dan PT Vale Indonesia.

Bahan Tambang dengan Cadangan Terbesar di Indonesia

Berikut 5 daftar cadangan bahan tambang yang berada di Indonesia dengan status sebagai cadangan kelas dunia berdasarkan USGS dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM):

1. Bahan Tambang Emas

Berdasarkan laporan U.S. Geological Survey (USGS) pada Januari 2021, Indonesia memiliki potensi cadangan emas sebesar 3,6 miliar ton atau sekitar 6,9% dari total cadangan emas dunia yang berjumlah 53 miliar ton. Hal tersebut menunjukkan bahwa emas Indonesia memiliki potensi strategis untuk terus dikembangkan demi meningkatkan daya saing.

2. Bahan Tambang Nikel

Berdasarkan laporan U.S.Geological Survey (USGS) tahun 2021, total sumber daya nikel dunia adalah sekitar 300 juta ton, dimana 60% deposit berjenis laterit dan 40% deposit sulfida. Sebesar 94 juta ton cadangan nikel berada di tanah Indonesia, sehingga Indonesia disebut sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia.

3. Bahan Tambang Tembaga

Indonesia merupakan negara dengan cadangan tembaga terbesar ketujuh di dunia. Berdasarkan laporan the United States of Geological Survey (USGS) pada 2021, Indonesia memiliki potensi cadangan tembaga sebesar 28 juta metrik ton atau sekitar 3,21% dari total cadangan tembaga dunia yang berjumlah 870 juta ton.

4. Bahan Tambang Timah

Indonesia merupakan negara dengan cadangan timah kedua terbesar di dunia. Berdasarkan laporan U.S. Geological Survey (USGS) pada 2021, Indonesia memiliki potensi cadangan timah sebesar 800 ribu ton logam timah atau sekitar 17% dari total cadangan timah dunia yang berjumlah 4,3 juta ton logam timah.

5. Bahan Tambang Besi

Total sumber daya dan total cadangan logam besi dihitung dari sumber daya dan cadangan dari besi primer, besi laterit dan pasir besi. Pada tahun 2020, dari jumlah total sumber daya sebesar 3,859 miliar ton logam besi, terdapat 1,867 miliar ton logam besi dalam besi primer, diikuti oleh 1,5 miliar ton logam besi dalam besi laterit dan 492 juta ton logam besi dalam pasir besi.

Penutup

Bahan tambang yang dimiliki Indonesia ini merupakan salah satu kekayaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam ini, baiknya dimanfaatkan secara baik untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa dan negara.

Sangat senang hati menerima kritik dan saran di dalam komentar untuk menyempurnakan artikel ini. Demikian ulasan singkat mengenai “ Top 5 Bahan Tambang Terbesar di Indonesia “ Semoga Bermanfaat.


Dp.

Post a Comment for "Top 5 Bahan Tambang Terbesar di Indonesia"