Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Daerah Penghasil Batubara Terbesar di Indonesia

gambar operasi penambangan
Gambar Operasi Pertambangan

“ Indonesia memiliki total cadangan batubara kelas dunia, berada di posisi keenam terbesar di dunia. Di daerah mana sajakah cadangan dan penghasil batubara terbesar di Indonesia “

Batubara masih menjadi sumber energi listrik terbesar di Indonesia, bahkan dunia masih mengandalkan batubara untuk memenuhi kebutuhan pasokan listriknya. Sumber energi listrik yang berasal dari batubara disebut dengan energi fosil.

Batubara dikonversi menjadi energi listrik dengan cara batubara digunakan sebagai bahan bakar di instalasi pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit listrik tenaga gas.

Sejak terjadinya perang antara Rusia dan Ukraina, rata - rata negara di Eropa mengalami kekurangan energi listrik karena Rusia yang dikenal sebagai pemasok gas alam terbesar untuk pembangkit listrik, menghentikan pasokan gasnya untuk beberapa negara di Eropa.

Indonesia menjadi tujuan negara - negara di Eropa untuk memenuhi kebutuhan akan energi listriknya karena negara di Eropa mengharapkan Indonesia dapat mengirimkan batubaranya agar dapat mengatasi kekurangan pasokan listrik di negaranya.

Produksi Batubara

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2021, Produksi batubara dalam negeri mencapai 614 juta ton, dalam artian Indonesia dapat menghasilkan batubara 51 juta ton per bulan.

Produksi batubara dalam negeri berasal dari berbagai daerah melalui perusahaan - perusahaan pertambangan produsen batubara. Perusahaan pertambangan inilah yang memasok batubara untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Pemanfaatan Batubara

Kebutuhan batubara dalam negeri mayoritas banyak digunakan untuk perusahaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN), sebagiannya lagi untuk industri, seperti pabrik semen dan sebagian kecil untuk kebutuhan rumah tangga dengan total jumlah permintaan sekitar 133 juta ton.

Data terbaru menunjukkan, cadangan batubara Indonesia pada tahun 2020 mencapai 38,8 miliar metrik ton. Nah, dimana sajakah cadangan batubara terbesar dan daerah penghasil batubara di Indonesia sampai saat ini.

Daerah Sebaran Cadangan Batubara

Secara umum, cadangan batubara terbesar masih didominasi dari 2 daerah, yaitu Provinsi Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Kalimantan Timur memiliki total cadangan batubara sebesar 10,9 miliar ton, sedangkan Sumatera Selatan memiliki cadangan 8,5 miliar metrik ton.

Kualitas atau jenis batubara di Kalimantan Timur, 71% dari total cadangannya adalah batubara dengan kalori tinggi, sedangkan 20% dan 9% cadangan lainnya adalah batubara kalori sedang dan rendah. Provinsi Sumatera Selatan, proporsi kualitas batubaranya 57% adalah kalori rendah dan 43% kalori sedang.

Persentase jumlah sebaran cadangan batubara di daerah lainnya adalah Provinsi Kalimantan Selatan 12%, Kalimantan Tengah 14%, Jambi 4%, Kalimantan Utara 2%, Daerah Istimewah Aceh 2% dan Riau 1%.

Sedangkan, besaran cadangan berdasarkan Pulau adalah sebagai berikut; Pulau Kalimantan memiliki cadangan 26 miliar ton, Sumatera 13 miliar ton, Jawa 7,2 juta ton, Sulawesi 3 juta ton dan Pulau Papua 0,95 juta ton.

Perusahaan Pertambangan Batubara

Total cadangan batubara Indonesia yang layak ditambang (ekonomis) diperkirakan mencapai 38,8 miliar ton dan diperkirakan umur cadangannya akan habis pada tahun 2089 atau akan mampu bertahan sekitar 66 tahun lagi.

Produksi batubara di dalam negeri dihasilkan oleh perusahaan - perusahaan pertambangan yang sudah mengantongi izin untuk melakukan penambangan. Jenis izin pertambangan di Indonesia, yaitu Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Data terbaru jumlah izin pertambangan di Indonesia adalah 1.219 perusahaan dengan izin operasi produksi dan 7 perusahaan dengan izin eksplorasi. Jumlah perizinan paling banyak terdapat di Pulau Kalimantan dengan total 885 perizinan, meliputi PKP2B/IUP/IUPK dan luas area tambang terbesar dengan luas 3,6 juta hektar, disusul dengan Sumatera.

Berdasarkan data pada Bulan Juni 2021, di daerah Kalimantan terdapat izin sebanyak 72 PKP2B, 11 IUP dan 7 IUPK. Izin di Pulau Sumatera, 11 PKP2B dan 324 IUP di Pulau Sulawesi 5 IUP dan Papua terdapat 1 IUP. Sedangkan di Jawa tidak terdapat izin, baik eksplorasi maupun operasi produksi batubara.

Penutup

Berdasarkan data - data ini dipastikan produksi batubara terbesar di hasilkan dari Pulau Kalimantan, kurang lebih 50%, terutama dari Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, kemudian disusul oleh Pulau Sumatera, terutama dari Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Cadangan batubara yang cukup besar ini diharapkan dapat memenuhi Domestik Market Obligation (DMO), yaitu program yang dicanangkan Pemerintah agar kebutuhan batubara di dalam negeri terpenuhi dan mendapat prioritas dari produsen batubara. Dengan demikian ketahanan energi listrik di dalam negeri tetap terjaga.

Sangat senang hati menerima kritik dan saran di dalam komentar untuk menyempurnakan artikel ini. Demikian ulasan singkat mengenai “ Daerah Penghasil Batubara Terbesar di Indonesia “ Semoga Bermanfaat.


Dp.

Post a Comment for "Daerah Penghasil Batubara Terbesar di Indonesia"