Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Bendungan Terbesar di Indonesia Beroperasi Tahun 2022

gambar struktur bangunan
Gambar Bendungan

“ Pembangunan bendungan di Indonesia merupakan salah satu proyek strategis negara yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, air dan energi listrik “

Bendungan dirancang dengan memiliki ketahanan yang sangat kuat dan tahan lama. Bendungan harus dapat menahan dorongan volume air yang melaluinya. Selain itu, bendungan harus dapat menahan massa air yang terkumpul pada daerah tersebut.

Bendungan sangat berperan penting di dalam pembangunan sebuah negara. Proyek pembangunan bendungan adalah salah satu proyek strategis negara. Terutama Indonesia yang saat ini sangat memprioritaskan pembangunan bendungan di seluruh pelosok daerah, baik untuk pembangkit listrik, irigasi pertanian dan antisipasi banjir.

Pengertian Bendungan dan Waduk

Bendungan adalah bangunan besar yang dibangun melintang atau memotong arah aliran sungai, sehingga membentuk sebuah danau buatan (reservoir). Bendungan berfungsi menghambat laju air dan mengumpulkannya sehingga membentuk danau.

Sedangkan waduk adalah bangunan yang dibangun seperti danau sebagai wadah untuk menampung volume air akibat adanya pembendungan air dengan pembangunan bendungan.

Pemerintah Indonesia sudah banyak membangun bendungan atau waduk di hampir seluruh Indonesia baik sudah beroperasi maupun masih tahap konstruksi. Berikut profil 5 bendungan di Indonesia yang direncanakan akan selesai dan beroperasi pada akhir tahun 2022 ini;


1. Bendungan Semantok di Jawa Timur

Bendungan ini berlokasi di Dusun Kedungpingi, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso Nganjuk ini didesain memiliki kapasitas tampung sebesar 32,67 juta m3 yang bersumber dari aliran sungai Semantok. Pembangunan Bendungan Semantok dimulai pada tahun 2017 dengan menghabiskan dana sebesar Rp 1,17 triliun.
gambar bendungan
Gambar Bendungan Semantok (Gambar PUPR)
Bendungan ini rencanakan akan difungsikan sebagai penyalur air pada saat musim kemarau guna mencegah terjadinya kekeringan pada areal persawahan seluas 1.900 hektare (ha). Bendungan Semantok juga difungsikan untuk penyediaan air baku sampai potensi destinasi wisata.

2. Bendungan Margatiga di Lampung

Bendungan ini berlokasi di Desa Negeri Jemanten dan Desa Trisinar di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Konstruksi bendungan dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan Adhi Karya dengan menelan biaya Rp 846 miliar yang berasal dari APBN.

Rencananya bendungan Margatiga akan dimanfaatkan sebagai irigasi di Provinsi Lampung seluas 16.588 hektar dan memasok air baku sebesar 0,83 m3/detik untuk kebutuhan Lampung Timur.


3. Bendungan Ciawi di Jawa Barat

Konstruksi bendungan Ciawi dimulai pada tahun akhir tahun 2016. Bendungan ini memiliki volume tampung 6.05 juta m3 dan luas genangan 39.40 hektar dengan menelan biaya sebesar Rp 798,7 miliar. Kontraktor pengerjaan proyek ini diserahkan kepada PT. Brantas Abipraya dan PT. Sacna.

Bendungan ini dibangun untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung.


4. Bendungan Lolak di Sulawesi Utara

Bendungan Lolak terletak di terletak di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2022 dengan progres pengerjaan mencapai 96%.

Bendungan ini difungsikan sebagai penyedia air irigasi untuk daerah seluas 2.214 hektar dan penyediaan air baku sebesar 500 liter per detik. Selain itu, bendungan ini juga difungsikan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas terpasang 2.43 MW (Megawatt).


5. Bendungan Tamblang di Bali

Bendungan Tamblang berlokasi di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali yang direncanakan pembangunannya selesai pada akhir tahun 2022. Bendungan ini dibangun bertujuan untuk memenuhi misi ketahanan pangan dan ketersediaan air Nasional, terutama di Pulau Bali.
gambar bendungan
Gambar Bendungan Tamblang (Gambar PUPR)
Bendungan Tamblang memiliki kapasitas tampung sebesar 7,6 juta m3 untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di Bungkulan dan Bulian seluas 588 hektar (ha) , persediaan air baku dengan debit 510 liter/detik dan pasokan energi listrik dengan kapasitas terpasang 0,54 MW.

Indonesia telah memiliki beberapa bendungan besar yang difungsikan sebagai irigasi pertanian dan pembangkit listrik tenaga air, seperti bendungan Jatiluhur dan bendungan Cirata yang dapat menghasilkan energi listrik sampai ratusan megawatt.

Sangat senang hati menerima kritik dan saran di dalam komentar, untuk menyempurnakan artikel ini. Demikian ulasan singkat mengenai “ 5 Bendungan Terbesar di Indonesia Beroperasi Tahun 2022 “ Semoga Bermanfaat.


Dp.

Post a Comment for "5 Bendungan Terbesar di Indonesia Beroperasi Tahun 2022"