Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cadangan Minyak dan Gas Bumi Indonesia Bertambah

gambar pengeboran minyak dan gas bumi lepas pantai

" PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi milik pemerintah Indonesia, melalui anak perusahaannya Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera Utara Zona 4, Menemukan ladang cadangan minyak dan gas bumi baru yang terdapat di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan " 

Wilayah Sumatera Selatan memang minyimpan banyak sekali sumber daya alam, mulai dari batubara, logam emas, minyak dan gas bumi. Di Sumatera Selatan (Sumsel) terdapat tambang batubara terbesar di Indonesia yang dikelola oleh salah satu perusahaan plat merah, yaitu PT Bukit Asam Tbk.

Sebelumnya, PT Pertamina juga sudah memiliki blok cadangan dan sumur produksi minyak dan gas bumi di daerah Sumatera Selatan. Penemuan terbaru di daerah ini, telah menambah cadangan minyak dan gas (migas) Pertamina, terutama pemerintah Indonesia.

Selain Pertamina di Sumsel juga terdapat perusahaan swasta, baik dari dalam dan luar negeri yang menambang minyak dan gas bumi kita, seperti Medco E&P, Conoco Phillips, Petrochina dan beberapa perusahaan swasta yang berinvestasi untuk menambang bahan bakar fosil ini.

Penemuan Cadangan Minyak dan Gas Bumi

Seperti yang diberitakan oleh PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Rokan berhasil menemukan cadangan migas baru, tepatnya di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang merupakan wilayah operasi PHR Regional Sumatera Zona 4 pada sumur eksplorasi Wilela (WLL)-001.

Letak cadangan ini tepatnya berjarak sekitar 15 km dari Stasiun Pengumpul (SP) Merbau dan 25 km dari Sp Limau. Pemboran eksplorasi sumur ini dimulai pada tanggal 28 Maret 2022 dengan kedalaman mencapai 1.358 meter Measured Depth (mMD) pada tanggal 19 April 2022. Sumur ini termasuk rencana kerja dari Pertamina Hulu Rokan di tahun 2022, dimana terdapat 29 sumur pengeboran dan 813 sumur pengembangan.

Berdasarkan perhitungan awal dari pihak Pertamina, dari hasil uji kandungan lapisan pertama diperoleh laju aliran gas sebesar 5,69 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan kondensat 482,7 barel per hari (BCPD).

Menambah Jumlah Cadangan Migas Indonesia

Penemuan cadangan minyak dan gas bumi yang baru ini adalah usaha rencana kerja yang dilakukan Pertamina selama ini untuk menambah jumlah cadangan dan memenuhi permintaan akan migas yang semakin meningkat dari hari ke hari. 

Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), data ekplorasi pada tahun 2020, Indonesia memiliki jumlah cadangan minyak bumi mencapai 4,17 miliar barel, dengan 2,44 miliar barel cadangan terbukti (proven) dan 2,44 belum terbukti. Ditaksir cadangan ini dapat bertahan sampai 9,5 tahun.

Sedangkan cadangan gas bumi nasional mencapai 62,4 triliun standar kaki kubik, dengan cadangan terbukti sebesar 43,6 triliun standar kaki kubik. Umur cadangan gas bumi Indonesia ini dapat bertahan hingga 19,9 tahun, dengan pengecualian tidak ditemukan cadangan baru.

Penutup

Penemuan cadangan baru ini secara otomatis telah menambah jumlah cadangan minyak dan gas bumi Nasional. Penemuan cadangan migas ini adalah salah buah manis dari usaha kerja keras dari Pertamina melakukan berbagai ekplorasi (pencarian) di seluruh daerah di Indonesia. Tujuan dari eksplorasi ini selanjutnya adalah menemukan cadangan - cadangan migas yang masih tersembunyi di bawah tanah Bumi Pertiwi, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Artikel ini dibuat berdasarkan opini pribadi dan data dari berbagai sumber. Mohon dikoreksi jika ada kesalahan penulisan di dalam artikel ini. Sangat senang hati menerima kritik dan saran di dalam komentar, untuk menyempurnakan artikel ini.

Demikian ulasan singkat mengenai “ Cadangan Minyak dan Gas Bumi Indonesia Bertambah “ Semoga Bermanfaat.

Dp.

 

#cadanganmigas #eksplorasi #pertamina#minyakbumi #gasbumi
Print Friendly and PDF

Post a Comment for "Cadangan Minyak dan Gas Bumi Indonesia Bertambah"