Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis - Jenis Danau dan Proses Terbentuknya

gambar danau
| Pemandangan Danau

" Danau tidak terlepas dari namanya tempat wisata, setiap ada danau pasti daerah tersebut banyak dikunjungi banyak wisatawan untuk menikmati keindahan alamnya, Seperti Danau Toba di Sumatera Utara ".

Indonesia sendiri memiliki danau yang sangat banyak hampir tersebar dari Sabang sampai Merauke. Beberapa danau yang terkenal di Indonesia adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Danau Singkarak di Sumatera Barat, Danau Tondano di Sulawesi Utara dan Danau Batur di Bali.

Sedangkan, danau yang di luar negeri yang terkenal, yaitu Danau Eire di Negara Australia, Danau Victoria di Negara Kenya, Danau Valda di Rusia, Danau Great Salt di Amerika Serikat dan Danau Greatbear di Negara Kanada.

Selain, menjadi tempat wisata danau juga sering dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga air (plta) dan menjadi tempat peternakan ikan. Beberapa danau dengan jenis air tawar banyak dimanfaatkan sebagai peternakan ikan (tambak ikan), seperti ikan Mas dan Nila.

Apa itu Danau?

Danau adalah cekungan di permukaan yang berisi massa air, yang terbentuk dari aktivitas alam (geologi), seperti aktivitas tektonik, vulkanik dan penurunan muka permukaan tanah atau batuan dan lainnya.

Sedangkan, danau buatan sering disebut waduk adalah cekungan di muka bumi yang berisi air pada umumnya terbentuk akibat adanya aktivitas manusia, seperti aktivitas pembendungan sungai, penggalian untuk membentuk cekungan yang terisi oleh air sungai maupun air hujan.

Berdasarkan pembentukannya jenis danau dibagi 2, yaitu danau yang terbentuk secara alami atau proses geologi dan danau buatan yang terbentuk karena hasil rekayasa manusia yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia.

Ciri - Ciri Danau  

Air yang terisi di dalam danau berasal dari berbagai sumber. Berdasarkan sumber daya airnya, air danau berasal dari air hujan yang langsung jatuh di permukaan danau, air yang berasal dari hasil pencairan salju atau gunung es (gletser), air danau yang berasal dari aliran air permukaan dan air yang berasal dari aliran sungai dan air danau yang berasal dari air tanah (ground water).

Elevasi atau ketinggian danau biasanya terbentuk berada lebih tinggi dari permukaan laut. Sehingga air yang mengalir ke danau berasal dari tempat lebih tinggi dari ketinggian danau tersebut. Karena elevasinya lebih tinggi dari permukaan laut, air danau akan mengalirkan airnya ke laut, melalui sungai menuju laut.

Jenis - Jenis Danau

Berdasarkan proses terbentuknya, danau dibagi dalam beberapa jenis. Danau yang dimaksud adalah danau alami atau danau yang terbentuk karena aktivitas geologi. Berikut adalah 5 jenis danau;

1. Danau Gletser/Glasial

Danau Glasial adalah aliran air yang berasal dari lelehan gletser akan mengikis batuan yang dilaluinya, sehingga membentuk cekungan. Cekungan ini akan membentuk Danau ketika terisi oleh massa air. Contoh Danau Gletser adalah Danau Louise di Kanada.

gambar danau glasier

2. Danau Tektonik

Danau yang terbentuk karena aktivitas Tektonik adalah Danau yang terbentuk karena adanya tenaga endogen (tenaga dari dalam bumi) yang berasal dari pergerakan tektonik, seperti patahan dan lipatan. 

Aktivitas ini mengakibatkan permukaan pada lapisan bumi turun, sehingga membentuk cekungan, yang akan menjadi Danau. Contoh danau tektonik adalah danau Kerinci dan danau Singkarak. Danau Tondano di Sulawesi Utara merupakan contoh danau Tektonik.

gambar danau tektonik

3. Danau Vulkanik

Danau vulkanik adalah danau yang terjadi karena adanya aktivitas Vulkanik. Danau yang terbentuk dari bekas kawah gunung api yang membentuk cekungan. Sumber air dari Danau vulkanik berasal dari air hujan yang mengisi cekungan kawah tersebut. 

Contoh Danau vulkanik adalah Danau Kawah Gunung Kelud dan Danau Kawah Ijen. Danau Kelimutu di Flores termasuk jenis danau vulkanik dari aktivitas Gunung Api Kelimutu.

gambar danau vulkanik

4. Danau Vulkanik - Tektonik

Danau yang terbentuk karena aktivitas Vulkanik - Tektonik adalah danau yang terbentuk akibat gabungan proses vulkanik dan tektonik. Danau ini terbentuk karena cekungan yang terbentuk dari hasil letusan gunung api.

Dapur magma yang telah kosong karena aktivitas letusan akan terisi oleh air, baik dari air hujan dan sungai yang terbentuk disekitarnya. Berdasarkan proses terjadinya danau Toba di Sumatera Utara termasuk Danau Vulkanik - Tektonik.

gambar danau tektonik vulkanik
Gambar Danau Toba
Jadi, bisa diambil kesimpulan bahwa danau Toba menurut terbentuknya termasuk danau yang terjadi karena aktivitas vulkanik dan tektonik. Danau Toba merupakan danau terbesar terdalam dan terluas di dunia.

5. Danau Karst

Danau yang terbentuk karena aktivitas Karst adalah danau yang terbentuk pada daerah batu gamping/kapur yang mengalami pelarutan sehingga membentuk rongga di bawah permukaan. Danau ini sering disebut dengan Telaga atau Danau yang terbentuk di dalam Gua bawah tanah. Contoh Telaga di Pegunungan Seribu (Gunung Sewu).

gambar danau karst

Penutup

Pemanfaatan Danau saat ini lebih di dominasi oleh tujuan wisata. Danau memang menjadi daya tarik bagi wisatawan baik dari dalam negeri dan mancanegara. Danau memang tercipta dengan keindahan alam yang luar biasa yang dapat menenangkan hati dan pikiran. Jadi, selalu tempatkan danau sebagai destinasi liburan Anda.

Sangat senang hati menerima kritik dan saran di dalam komentar, untuk menyempurnakan artikel ini. Demikian ulasan singkat mengenai " Jenis Danau di Indonesia dan Proses Terbentuknya " Semoga Bermanfaat.

Dp.

Post a Comment for "Jenis - Jenis Danau dan Proses Terbentuknya"