Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis Gas dari Pembakaran Bahan Bakar Fosil

gambar simbol berbagai jenis gas
| Beberapa jenis gas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil

" Bahan bakar fosil (Fossil Fuels) yang kita gunakan dan manfaatkan untuk menunjang aktivitas manusia sehari - hari, menghasilkan berbagai jenis gas ".

Sejak bahan bakar fosil ditemukan dan ditambang, bahan ini sudah menjadi pemasok utama energi untuk perkembangan industri, teknologi dan kehidupan modern yang kita rasakan sampai saat ini.

Apa Itu Bahan Bakar Fosil?

Bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang berasal dari sisa - sisa tumbuhan dan hewan yang terbentuk jutaan tahun yang lalu. Memiliki unsur atau kandungan karbon yang tinggi. Batubara, Minyak dan Gas Bumi merupakan bahan bakar fosil.

Bahan bakar fosil yang kita nikmati sampai sekarang, telah kita gunakan sejak tahun 1700-an. Bahan bakar fosil, seperti batubara, pertama kali dimanfaatkan di Inggris sebagai bahan bakar Kereta Api tenaga uap.

Saat ini, batubara telah digunakan di hampir seluruh negara untuk mendapatkan pasokan listrik, melalui pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Sedangkan, bahan bakar fosil, seperti minyak bumi, dikonversi untuk menggerakkan kendaraan bermotor dan mobil kita, kemudian dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik melalui pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Sama halnya seperti minyak bumi, gas bumi juga sebagian dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor gas kita, kemudian, sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik melalui pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

Bahan bakar fosil menjadi pilihan utama dan jumlah penggunaannya paling besar, sebagai sumber energi listrik, sebelum sumber energi terbarukan (renewable energy) dikembangkan.

Efek Pembakaran Bahan Bakar Fosil

Namun, dibalik itu, bahan bakar fosil yang kita gunakan saat ini, menjadi sumber masalah yang mulai mengkhawatirkan kehidupan di Bumi ini.

Tidak kita sadari, bahwa pembakaran bahan bakar fosil selama ini, mengakibatkan masalah perubahan iklim, pemanasan global, kabut asap dan hujan asam.

Dari proses pembakaran ini, menghasilkan berbagai jenis gas. Gas ini ternyata telah membentuk bom waktu yang dapat mengancam keseimbangan dan peradaban di bumi.

Jenis Gas yang Dihasilkan dari Pembakaran Batubara, Minyak dan Gas Bumi


Jadi, gas apa saja yang disumbangkan oleh pembakaran bahan bakar fosil ini dan efeknya terhadap manusia dan bumi, berikut daftarnya;

1. Karbon Monoksida (CO)

Gas Karbon Monoksida adalah gas yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak bensin, solar, kayu (kebakaran hutan) dan dari asap rokok. Gas ini dapat menghalangi asupan oksigen kedalam tubuh kita, sehingga tubuh mudah lelah dan ngantuk.

2. Karbon Dioksida (CO2)

Karbon Dioksida adalah gas pembentuk gas rumah kaca (greenhouse) yang mengakibatkan pantulan panas ke bumi. Gas ini berasal dari proses pembakaran, bahan bakar fosil, seperti batubara, minyak dan gas bumi. Gas ini yang menyebabkan pemasan global dan perubahan iklim yang kita rasakan saat ini.

3. Klorofluorokarbon (CFC)

Klorofluorokarbon adalah gas yang dilepaskan terutama dari sistem pendingin udara (Air Conditioner) dan sistem pendingin lainnya. Ketika gas ini dilepaskan ke udara, CFC akan naik ke stratosfer, di mana bersentuhan dengan gas lain, yang mengakibatkan pengurangan lapisan ozon yang melindungi Bumi dari sinar ultraviolet matahari yang berbahaya.

4. Ozon (O3)

Gas ini terbentuk secara alami di lapisan atas atmosfer. Gas ini penting untuk melindungi Bumi dari sinar ultraviolet matahari yang berbahaya. Namun, di permukaan tanah, gas ini adalah polutan dengan efek yang sangat beracun.

Kendaraan dan industri adalah sumber utama emisi ozon di permukaan tanah. ozon membuat mata kita gatal, terbakar, dan berair. Ini menurunkan daya tahan kita terhadap pilek dan radang paru-paru.

5. Nitrogen oksida (NOx)

Nitrogen Oksida adalah gas yang menyebabkan kabut asap dan hujan asam. Dihasilkan dari pembakaran bahan bakar termasuk bensin, solar, dan batu bara. Nitrogen oksida dapat membuat anak-anak rentan terhadap penyakit pernapasan.

6. Sulfur dioxide (SO2)

Sulfur Dioksida adalah gas yang dihasilkan dari pembakaran batubara, terutama di pembangkit listrik termal. Beberapa proses industri, seperti produksi kertas dan peleburan logam juga menghasilkan sulfur dioksida. Gas merupakan kontributor utama kabut asap dan hujan asam. Sulfur dioksida dapat menyebabkan penyakit paru-paru.
gambar pemanasan global
| Masalah yang dihadapi dunia saat ini, terjadinya pemanasan global
Selain, berbagai jenis gas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, juga menghasilkan berbagai jenis partikel padat dan cair.

Timbal (Lead) adalah salah satu jenis partikel padat yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Timbal berasal dari bensin, solar, baterai timbal, cat dan produk pewarna rambut. Timbal dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Beberapa kasus Timbal mengakibatkan kerusakan sistem saraf dan masalah pencernaan, beberapa kasus dapat menyebabkan kanker.

Penutup

Salah satu cara untuk menghentikan atau sekedar mengurangi jumlah gas ini, maka dibutuhkan sumber energi yang ramah lingkungan dan bebas gas berbahaya bagi keseimbangan bumi dan manusia.

Harapan kita, beberapa kesepakatan yang digagas Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB), seperti KTT COP26, Protokol Kyoto dan Perjanjian Paris, dapat mengatasi masalah ini.

Demikian uraian singkat mengenai " Jenis - Jenis dari Hasil Pembakaran Bahan Bakar Fosil " Semoga Bermanfaat.

Dp.

Post a Comment for "Jenis Gas dari Pembakaran Bahan Bakar Fosil"