Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis - Jenis Beton dan Pengertian Beton

gambar konstruksi pengecoran beton
Ilustrasi konstruksi bangunan bertingkat

Pernahkan anda perhatikan bangunan bertingkat seperti bangunan perkantoran, mall, jembatan dan apartemen?, saya yakin ada pernah melihatnya bahkan anda sudah pernah menginjakkan kaki di salah satu bangunan tersebut.

Apakah anda tahu bahwa bangunan bertingkat atau pun yang tidak bertingkat, disusun dari ratusan bahkan ribuan kubik (cubic) beton. Bisa dikatakan beton adalah penyusun atau bahan utama bangunan tersebut.

Bangunan lain yang bahan utamanya tersusun dari beton adalah jalan tol dan jalan raya yang saat ini banyak diaplikasikan untuk menggantikan bahan aspal yang dinilai memiliki daya tahan yang lebih lama.

Seperti bendungan atau waduk, baik yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dan untuk pengairan pertanian hampir semuanya terbuat dari beton.

Definis dan Jenis Beton

Jadi, pertanyaan sekarang adalah apakah itu beton?, dari manakah beton itu diperoleh sehingga memiliki kekuatan yang sangat kuat dan tahan lama. Secara kasat mata beton terdiri dari campuran semen, pasir, air dan kerikil.
Definisi Beton adalah material komposit yang terdiri dari medium pengikat (pada umumnya campuran semen hidrolis dan air), agregat halus (pada umumnya pasir) dan agregat kasar (pada umumnya kerikil) dengan atau tanpa bahan tambahan/campuran/additives.
Pada umumnya, bahan penyusun beton terdiri dari air, udara, agregat halus dan agregat kasar. Setiap masing - masing penyusunnya memiliki proporsi atau jumlah yang berbeda - beda.

Sedangkan jenis - jenis beton dibagi dalam 4 jenis beton yaitu;
1. Beton ringan yaitu beton yang berat jenisnya <1900 kg/m3, dipakai untuk elemen non-struktural.
2. Beton normal yaitu beton yang memiliki berat jenis 2200 - 2500 kg/m3, dipakai hampir pada semua bagian struktural bangunan.
3. Beton berat yaitu beton yang memiliki berat jenis >2500 kg/m3, dipakai untuk struktur tertentu, misalnya, struktur yang harus tahan terhadap radiasi atom.
4. Beton jenis lain yaitu;
- Beton massa (mass concrete).
- Ferosemen (ferrocement).
- Beton serat (fiber concrete).
- Beton siklop.
- Beton hampa.
- Beton ekspose.

Beton memiliki peran penting untuk pembangunan dan kemajuan suatu negara, melalui pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jalan tol, jembatan, waduk (reservoir) dan fasilitas pendukung lainnya yang menggunakan bahan utama beton.

Demikian ulasan singkat "Jenis - Jenis Beton dan Pengertian Beton", semoga bermanfaat.

Dp.

Referensi:
Pedoman Pekerjaan Beton, Wika Beton, PT. Wijaya Karya

Post a Comment for "Jenis - Jenis Beton dan Pengertian Beton"