Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana Cara Mengenali Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kantor Anda


Satu bulan yang lalu saya mengikuti training mengenai Health, Safety and Environment (HSE) atau sering disebut dengan Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan Hidup di salah satu perusahaan jasa keselamatan dan kesehatan Kerja (PJK3) yang berkantor pusat di Yogyakarta.

Salah satu materi yang dibahas dalam pelatihan ini ialah mengenai penanganan & pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (chemical handling) selanjutnya disebut dengan B3. Selama mengikuti materi yang satu ini kita akan lebih mengenali jenis limbah B3 yang ada di sekitar kita, contohnya di lingkungan kantor (office).

Selama ini pengenalan limbah B3 masih banyak dibahas terutama yang berada di lokasi proyek (site), seperti limbah B3 di proyek konstruksi, pertambangan, pabrik, lokasi workshop dan laboratorium.

Tujuan saya mengikuti pelatihan ini yaitu tentu saja untuk memperdalam pengetahuan saya mengenai limbah B3 dan kebetulan juga pernah bekerja di bidang ini. Jadi tidak salah kita menambah ilmu dan merefresh kembali apa yang sudah kita ketahui.

Tidak salah lagi setiap karyawan dimanapun bekerja, agar selalu sadar menjaga kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup dirinya sendiri dan juga lingkungan tempatnya bekerja, ini merupakan tanggung jawab setiap karyawan.

Menurut saya kantor merupakan salah satu tempat yang sangat strategis untuk dijaga kesehatan, keselamatan dan lingkungannya. Strategis yang dimaksud disini, karena di ruangan kantor semua aktivitas banyak dihabiskan terutama kepada karyawan dari level terendah sampai level tertinggi untuk melakukan pekerjaannya.

Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengetahuan tentang jenis dan bahaya dari limbah B3 yang tidak disadari berada di ruangan anda. Sehingga harapannya pengetahuan tentang limbah B3 ini bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan dan menjaga lingkungan kantor bebas dari dampak limbah B3.

Pengertian Limbah B3

Sekarang, baiknya kita awali berkenalan dengan limbah B3 atau pengertian dasar B3, yang kemungkinan tidak semua kita mengerti pengertian limbah B3 secara umum.

Bahan berbahaya dan beracun merupakan bahan yang karena sifat, konsentrasi/jumlahnya yang secara langsung/tidak langsung dapat membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup manusia atau mahluk hidup lainnya maupun mangakibatkan pencemaran lingkungan (Berdasarkan PP 74 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun).

Berdasarkan kutipan diatas saya dapat mengartikan bahwa dampak dari limbah B3 ini secara langsung atau tidak langsung dapat menyebabkan gangguan kesehatan terhadap manusia bahkan sampai kematian. 

Kemudian ditambah dampak pencemaran lingkungan hidup yang dapat mengganggu kesehatan dan keselamatan makhluk hidup di sekitarnya seperti bahaya pada lapisan tanah dan lapisan ozon. 

Jadi seperti apa yang termasuk bentuk - bentuk dari limbah B3 ini, sehingga kita bisa mengenalinya?. Pada umumnya ada 3 bentuk dari limbah B3, yaitu bentuk padat, cair dan gas.

Benda - benda yang ada disekitar anda disebut menjadi limbah B3 jika benda tersebut masuk dalam klasifikasi limbah B3 berikut yaitu :

→ Mudah meledak

→ Bersifat oksidator/zat yang dapat menyebabkan ledakan

→ Sangat mudah menyala/zat yang dapat menimbulkan api

→ Mudah menyala

→ Beracun

→ Berbahaya

→ Bersifat korosif/zat yang dapat melarutkan struktur benda

→ Bersifat iritasi/zat yang dapat menyebabkan gangguan pada kulit

→ Karsinogenik/zat yang yang dapat menimbulkan sel kanker

→ Radioaktif/zat yang memancarkan radiasi yang berbahaya

Sekarang saatnya kita mengamati lokasi di sekitar kantor kita apa saja yang menurut anda menjadi limbah B3. Apabila anda masih belum mengetahuinya mari kita berkenalan.

Jenis Bahan B3 di  Perkantoran

Untuk mengenali dan mengetahui limbah B3 yang biasanya berada dan digunakan sebagai peralatan kantor mari kita perhatikan gambar ilustrasi kantor yang berikut ini.


Nah, sekarang saatnya kita berkenalan dengan limbah B3 ini dari pada berlama - lama dan semakin bingung. Jenis bahan kimia yang termasuk limbah B3 di lokasi yang sering kita temukan di lokasi perkantoran. Biasanya bahan ini berasal dari peralatan kantor yang tidak digunakan lagi atau barang bekas perkantoran, antara lain:

#1. Baterai bekas diklasifikasikan mengandung bahan logam yang berbahaya dan beracun.

#2. Tinta mesin fotocopy diklasifikasi mengandung bahan logam berat berbahaya dan beracun.

#3. Catridge/tinta printer diklasifikasikan mengandung bahan logam berat yang berbahaya dan beracun.

#4. Tabung pestisida bertekanan diklasifikasikan mengandung bahan mudah meledak dan beracun.

#5. Tabung pewangi bertekanan diklasifikasikan mengandung bahan mudah menyala dan sangat mudah menyala.

#6 Jarum suntik dan botol suntik diklasifikasikan mengandung bahan logam beracun dan berbahaya.

Jalan masuk atau potensi masuknya B3 ke manusia ada beberapa bentuk yaitu melalui pernapasan, pencernaan, kontak dengan permukaan kulit (absorption) dan injection.

Sebenarnya beberapa perusahaan memiliki divisi untuk menangani pengelolaan limbah B3 yaitu divisi health, safety and environtment (HSE). Divisi bertugas untuk mengidentifikasi, penilaian resiko, pelatihan dan konsultasi, pengumpulan, penanganan sampai pengelolaan limbah B3 tersebut.

Demikian uraian singkat mengenai bahan berbahaya dan beracun (B3) yang ada di kantor anda. Semoga Bermanfaat.


Dp,

Post a Comment for "Bagaimana Cara Mengenali Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kantor Anda "