Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Peralatan Yang Digunakan Di Tambang Bawah Tanah atau Underground Mine


Gambar Underground Mine (sumber:srk.com)
Tambang bawah tanah atau tambang dalam (undergroud mining) didefenisikan sebagai metode penambangan mineral dan batubara yang segala kegiatan dan aktivitasnya dilakukan di bawah permukaan bumi, dan tempat kerjanya tidak langsung berhubungan dengan udara luar.

Secara umum dalam industri pertambangan metode penambangan dibagi dalam 2 metode yaitu :
1.Metode tambang terbuka (open pit mining),
2.Metode tambang bawah tanah (underground mining)

Dalam penggunaannya beberapa perusahaan pertambangan mengkombinasikan kedua metode ini yaitu didahului dengan metode tambang terbuka, kemudian dilanjutkan dengan tambang bawah tanah.

Metode tambang bawah tanah biasanya digunakan untuk bahan tambang berjenis logam seperti emas (Au), tembaga (Cu), timah (Pb) seperti sistem penambangan yang digunakan PT Freeport Indonesia di Gresberg, Papua.

Metode penambangan ini juga digunakan untuk bahan tambang yang berjenis non logam seperti batubara (C) seperti sistem penambangan yang digunakan oleh tambang batubara Ombilin milik PT Bukit Asam, Sumatera Barat.


Pemilihan metode penambangan didasarkan pada keuntungan terbesar yang akan diperoleh, pada awalnya pemilihan metode penambangan didasarkan pada letak endapan terhadap permukaan bumi dangkal atau dalam serta mempunyai perolehan tambang yang terbaik dengan memperhatikan faktor dan karakteristik daerah endapan yang akan ditambang meliputi alamiah, geologikal, teknikal, lingkungan dan lainnya. Secara umum metode tambang bawah tanah ada beberapa jenis yaitu :
1.Open stope method
2.Supported stope method
3.Caving method


Peralatan tambang bawah tanah merupakan alat yang umum digunakan dan dirancang untuk tambang bawah tanah. Pengangkutan tambang bawah tanah adalah usaha atau cara mengeluarkan bijih (mineral) atau bahan galian (batubara) atau kebutuhan tambang bawah atau hasil dari penambangan bawah tanah.

Peralatan (underground mining equipment) yang digunakan dalam metode tambang bawah tanah berbeda dengan peralatan yang digunakan di tambang terbuka, peralatan tambang terbuka dapat dilihat di artikel saya di link ini Peralatan & Alat Berat Tambang Terbuka.

Peralatan yang digunakan di dalam tambang bawah tanha secara fungsinya terdiri dari alat untuk membongkar material (melepaskan batuan yang mengandung mineral dari batuan induknya).

Alat untuk memuat material ke alat pengangkutan dan alat untuk mengangkut material dari daerah penambangan menuju tempat pengolahan. Alat-alat ini akan kami jabarkan satu persatu yang kami rangkum dari berbagai sumber dan tinjauan langsung ke tambang bawah tanah.


Jumbo Drill

Alat ini biasanya digunakan untuk membuat lubang tembak peledakan dan juga membersihkan batu gantung, sisa peledakan di dalam tambang bawah tanah. Alat ini juga digunakan untuk memasang sistem penyangga awal dalam tambang bawah tanah.

Jackleg Drill

Alat ini adalah mesin bor pneumatik yang dilengkapi kaki hidraulik yang dapat diatur menyesuaikan dengan arah pemboran. alat ini berfungsi untuk mengebor batuan keras (hard rock). Kaki hidraulik memungkinkan operator melakukan pemboran dalam berbagai sudut. Panjang batang bor (drill steel) bervariasi mulai dari ukuran 60 cm hingga 4.8 cm. Mata bor (drill bit) yang dipasang diujung batang bor dibuat dari baja kualitas tinggi.

Overhoot Loader

Merupakan alat muat yang bekerja dengan cara mendorong bucket ke dalam tumpukan material hingga penuh, kemudian bucket diangkat ke belakang melewati mesinnya dan menumpahkan muatan alat angkut yang berada di belakangnya tanpa memutar alat muat.

Gathering Arm Loader

Alat ini sering digunakan pada tambang batubara, pada bagian depan dilengkapi dengan alat pengumpul material yang bertumpuk kemudian didorong menuju belt conveyor yang berada di belakang, selanjutnya ke alat berikutnya, dilengkapi dengan klaurel dan digerakkan dengan diesel atau tenaga listrik.



Gathering Arm loader (sumber : komatsu.com)

Scraper

Penggunaan alat scraper pada tambang bawah tanah apabila metode gravitasi tidak biasa dimanfaatkan 30 derajat -35 derajat, penggunaan scraper dapat menurunkan biaya development, meningkatkan produksi dan menurunkan biaya timber.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan scraper ialah sifat material dan kondisi lantai kerja, sudut adalah digging angel, kapasitas scraper dan berat batuan, tipe hoist yang digunakan dipengaruhi oleh tempat kerja.

Slusier

Alat garuk yang digerakkan dengan udara dimana efek penggeraknya diperoleh melalui suatu gerakan yang dihubungkan dengan kawat masuk dalam tumpukan material ke tempat penumpahan, sering digunakan pada screen drift pada dasar scrape.

LHD (Load Haul Dump)

Alat muat tambang bawah tanah yang merupakan kombinasi front end dengan dump truck mampu memuat, mengangkut, dan menumpahkan material pada alat angkut berikutnya. Tenaga penggeraknya adalah tenaga diesel.

Load Haul Dump (sumber : cat.com)

Continuous Miner

Merupakan mesin dengan drumbesi berputar yang besar dan dilengkapi dengan gerigi tungsten yang mengkikis batubara atau material. Beroperasi di sistem metode tambang bawah tanah Room and Pillar.

Continuous Miner (sumber : komatsu.com)

Underground Truck

Merupakan salah satu jenis alat angkut yang digunakan untuk mengangkut material tambang bawah tanah. Jenis dan mekanisme kerja hampir sama dengan truk tambang terbuka tapi dalam bentuk yang lebih kecil karena disesuaikan dengan daerah operasionalnya.

Underground Truck (sumber : hastingsdeering.co.au)

Personnel Carrier

Merupakan alat kendaraan yang digunakan untuk mengangkut para penambang dan peralatan dari permukaan tambang ke lokasi pekerjaan tambang bawah tanah.

Personnel Carrier (sumber :timberlandequipment)

Scaling 

Alat ini merupakan bagian penting dalam siklus penambangan. Scaler berfungsi untuk menjatuhkan atau mengambil bagian dari material yang lepas dari atas, dinding dan rangkaian batuan di pertambangan batuan keras.

Scaling (sumber : tml-technik.com)

Lift Scissor

Lift Scissor difungsikan sebagai cara aman bagi pekerja dalam operasi bawah tanah dan permukaan untuk mencapai lokasi kerja yang tinggi.

Lift Scissor (sumber : gpminignmachine)

Scooptram/Underground Loader

Alat merupakan peralatan yang dirancang untuk pengoperasian, membersihkan landasan tambang bawah tanah dan mengangkut material. Bentuknya yang didesain pendek memang diperuntukkan agar mudah bermanuver di tambang bawah tanah.

Scooptram (sumber : miningandconstruction.com)

Shotceter

Shocreter merupakan alat sistem penyemprotan shotcrete mekanik yang dikembangkan khusus untuk aplikasi dukungan bawah tanah. Shotcrete beton dibawa melalui selang dan pneumatik lalu diperoyeksikan/disemprotkan dengan kecepatan tinggi ke arah permukaan dinding/bidang terowongan (tunnel).

Undeground Ventilation

Underground Ventilation terdiri dari fan (kipas), injektor atau kompreseor dan pipa atau selang pembawa udara atau oksigen. Ventilasi secara umum berfungsi untuk menyediakan dan mengalirkan udara segar (oksigen) ke dalam tambang bawah tanah untuk keperluan menyediakan udara segar bagi pernapasan para pekerja dalam tambang dan juga bagi segala proses yang terjadi dalam tambang yang memerlukan oksigen.

Ventilasi juga melarutkan dan membawa keluar dari tambang debu dan pengotor dari gas-gas yang ada di dalam tambang hingga tercapai keadaan kandungan gas dalam udara tambang telah memenuhi syarat bagi pernapasan.

Underground Ventilation (sumber : swedfan.se)

Demikianlah ulasan singkat peralatan - peralatan utama yang digunakan di dalam operasioanl tambang bawah tanah. Semoga membantu dan bermanfaat.


Dp,

Post a Comment for "Peralatan Yang Digunakan Di Tambang Bawah Tanah atau Underground Mine"