Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Surya itu dan Bagaimana Sistem Kerjanya ?


Matahari
Matahari adalah anugerah yang sangat luar biasa yang diciptakan Tuhan bagi umat manusia, setiap hari matahari selalu hadir tepat waktu dengan memberikan kehidupan baru bagi manusia. Disamping matahari berperan penting untuk menunjang kehidupan kita setiap hari, matahari juga bisa dikonversi menjadi energi listrik yang disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah salah satu sumber energi yang terbarukan yang didefenisikan sebagai salah satu cara mendapatkan energi listrik dengan memanfaatkan sinar Matahari yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik.

PLTS merupakan salah satu potensi sumber energi yang sangat efektif untuk dikembangkan, selain gratis dan sumber energinya tidak akan habis.

Di negara yang beriklim tropis seperti Indonesia dan negara tetangganya seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina matahari selalu menunjukkan sinarnya sepanjang hari kecuali, tertutup awan dan terhalang oleh benda di bumi.

Musim di daerah tropis hanya terdapat dua jenis musim yaitu musim panas dan musim penghujan, apalagi di musim tersebut matahari akan selalu menampakkan wajah dan panasnya apalagi disaat musim panas.

Berbeda dengan di daerah Eropa dan Amerika Utara yang mempunyai 4 musim yaitu musim panas, semi, gugur dan dingin, Pada musim semi, gugur dan dingin rata-rata kehadiran matahari akan sulit terlihat, sehingga penyerapan matahari tidak sempurna. Pada umumnya PLTS di daerah tersebut mencapai puncak produksi di musim panas.

Potensi Surya di Indonesia (sumber:Ditjen EBTK Kementrian ESDM)
Teknologi PLTS saat ini sudah semakin maju semenjak kebutuhan akan sumber energi baru dan terbarukan semakin dibutuhkan, terlebih potensi PLTS bisa dimanfaatkan di setiap negara, kecuali di negara yang terdapat di daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan dimana matahari jarang muncul.

Secara teknologi dan cara kerjanya, PLTS ada dua jenis yaitu PLTS dengan menggunakan Panel Surya (Solar Panel) dan menggunakan Uap Panas atau Thermal Matahari. Dari kedua jenis ini, jenis solar panel adalah jenis yang paling dominan dikembangkan dan digunakan saat ini.

Cara kerja jenis solar panel ialah dengan memanfaatkan atau menggunakan energi sel surya atau disebut Photovoltaic (PV) yang kemudian diubah menjadi energi listrik (sumber:hexamitra.co.id).

Panel surya yang dipasang akan akan menangkap sel surya/energi matahari yang sedemikian rupa kemudian mengubahnya menjadi energi listrik, kemudian energi tersebut disimpan di dalam baterai yang yang telah disediakan yang kemudian dialirkan untuk peralatan yang membutuhkan listrik seperti alat elektronik dan lampu.

Sedangkan dengan jenis Thermal Matahari ialah dengan menempatkan kaca atau cermin cembung untuk menangkap energi matahari yang kemudian menghasilkan energi panas yang diarahkan untuk memanaskan cairan yang sudah disediakan, cairan yang dipanaskan akan menghasilkan uap yang dialirkan ke generator, kemudian generator mengubahnya menjadi energi listrik.

Sistem thermal matahari ini masih jarang diaplikasikan atau digunakan disebabkan jenis ini membutuhkan dana yang cukup besar dan membutuhkan lokasi pembangunan yang sangat strategis.

Di Indonesia sendiri penggunaan solar panel sudah cukup luas, karena potensinya yang cukup besar, terutama di daerah terpencil yang masih kekurangan energi listrik. Negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan menjadi salah satu kendala pendistribusian energi listirik ke setiap pulau yang masih terpusat di Jawa dan Sumatera.

Solar panel atap rumah
Salah satu kelebihan penggunaan solar panel selain ramah lingkungan ialah cukup mudah aplikasikan terutama dengan adanya solusi listrik dengan solar panel atap rumah dan lampu penerangan jalan dengan solar panel, dengan cara ini setiap rumah rumah tangga tidak lagi selalu tergantung dengan listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) karena dapat menghasilkan listrik sendiri.

Saat ini jika kita berkendara di jalan raya, kita akan sering menemukan penerangan jalan yang listriknya disuplai oleh solar panel. Dengan kemajuan ini akan mengurangi beban listrik dari PLN yang diketahui mengalami defisit listrik sampai saat ini.


Jadi, Pembangkit Listrik Tenaga Surya terutama jenis solar panel merupakan salah satu solusi untuk memperoleh sumber energi listrik yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas emisi rumah kaca dan mengurangi ketergantungan sumber energi dari fosil.

Dengan teknologi ini PLN dan Ditjen EBTK sebagai instansi dan penyedia listrik dapat mengembangkan sumber energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan skala yang lebih besar untuk memenuhi dan mengatasi defisit energi listrik dan memastikan tersedianya listrik bagi saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil yang belum merasakan aliran listrik.


Dp,

Post a Comment for "Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Surya itu dan Bagaimana Sistem Kerjanya ?"