Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis Bendungan untuk Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

gambar bendungan plta
| Bendungan bermaterial Beton

" Bendungan/Bendung (waduk) dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi listrik, melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga air. Bendungan bisa juga difungsikan dan dimanfaatkan menjadi waduk untuk kepentingan irigasi pertanian "

Bendungan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dapat diartikan sebagai konstruksi yang dibangun oleh manusia yang difungsikan untuk menahan laju air secara alamiah maupun buatan. 

Sedangkan, pada sektor infrastruktur, bendungan dilakukan pembangunan waduk, yang berfungsi untuk mengumpulkan massa air, yang bermanfaat untuk mengantisipasi ketika terjadi musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga menjadi sistem irigasi pertanian.

Jenis - Jenis Bendungan

Ada beberapa tipe bendungan yang digunakan saat ini pada konstruksi, khususnya untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air (plta), sesuai dengan pertimbangan teknis, ekonomis dan lingkungan, yaitu :

1. Bendungan Beton

Bendungan Beton adalah bendungan yang terbuat dari bahan beton bertulang dengan kekuatan yang tahan lama, yang dapat dibagi menjadi 3 jenis :
1. Bendungan Gravitasi
2. Bendungan Busur
3. Bendungan Rongga

gambar bendungan busur
| Bendungan Beton jenis Busur

2. Bendungan Urugan

Bendungan Urugan adalah bendungan yang terbuat dari urugan batu, urugan tanah dan urugan dari kedua jenis tersebut (campuran).
1. Bendungan urugan Batu.
2. Bendungan urugan Tanah.
3. Bendungan uragan Batu dan Tanah.

gambar bendungan urugan
| Bendungan Urugan
 
3. Bendungan Besi

Bendungan Besi adalah bendungan yang terbuat dari besi (pelat besi). Bendungan jenis ini biasanya terbuat dari pelat atau lempengan besi yang luas. Penggunaanya saat ini sudah jarang digunakan untuk skala besar, didasari memerlukan biaya tinggi dan faktor ketahanannya.

4. Bendungan Kayu

Bendungan Kayu adalah bendungan yang terbuat dari bahan kayu. Bendungan jenis ini sudah jarang digunakan untuk skala besar, karena membutuhkan biaya yang besar dan faktor ketahanannya.

Fungsi Bendungan

Fungsi utama bendungan adalah untuk menghambat laju air, agar massa air terkumpul dalam satu tempat. Dalam pembangkit listrik tenaga air (plta), pengumpulan massa air bertujuan meningkatkan debit air yang akan digunakan untuk memutar turbin. Tujuan lain untuk mengumpulkan massa air adalah untuk memenuhi kebutuhan air untuk pertanian atau sering disebut dengan waduk.

Penutup

Bendungan atau bendung sudah menjadi infrastruktur utama yang bersifat strategis. Bandungan disebut sebagai komponen strategis karena bendungan harus dibangun jika ingin membangun infrastruktur pembangkit listrik tenaga air dan pembangunan waduk yang merupakan proyek strategis negara, terutama Indonesia.

Artikel ini dibuat berdasarkan opini pribadi dan data dari berbagai sumber. Mohon dikoreksi jika ada kesalahan penulisan di dalam artikel ini. Sangat senang hati menerima kritik dan saran di dalam komentar, untuk menyempurnakan artikel ini.

Sekian ulasan singkat tentang " Jenis Bendungan untuk Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ". Semoga Bermanfaat.


Dp.

Post a Comment for "Jenis Bendungan untuk Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) "